Di lingkungan organisasi, Kapolda mengajak seluruh jajaran untuk membangun budaya yang saling peduli dan terbuka dalam berkomunikasi. Personel yang menghadapi persoalan psikologis diharapkan dapat segera memperoleh perhatian dan penanganan yang tepat sesuai kewenangan serta prosedur yang berlaku.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam proses perencanaan, renovasi, hingga penyelesaian Gedung Rueng Seumangat Presisi. Ia berharap, fasilitas ini semakin memperkuat sinergi antara Bagpsi Biro SDM, para pimpinan satuan kerja, personel, keluarga, serta pemangku kepentingan terkait dalam membangun lingkungan kerja yang lebih peduli terhadap kesehatan mental.
Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto menambahkan, peresmian Gedung Rueng Seumangat Presisi ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan. Penandatanganan tersebut menjadi tanda resmi bahwa gedung telah diresmikan dan siap dimanfaatkan untuk mendukung pelayanan psikologi.
“Penandatanganan prasasti oleh Kapolda Aceh menjadi penanda resmi peresmian Rueng Seumangat Presisi. Lebih dari sekadar fasilitas, gedung ini diharapkan menjadi ruang yang memberikan rasa aman dan kesempatan bagi personel maupun masyarakat untuk mendapatkan pendampingan psikologis,” ujar Joko Krisdiyanto.






