“Negara harus hadir untuk rakyat yang paling terpencil. Infrastruktur yang dibangun harus mampu membantu masyarakat mengatasi kesulitan akses dan meningkatkan kesejahteraan mereka,” ujar Presiden Prabowo Subianto dalam sambutannya secara virtual.
Sejalan dengan arahan Presiden, pembangunan Jembatan Perintis Desa Kendawi menjadi salah satu wujud nyata sinergi antara pemerintah dan TNI dalam mendukung pemerataan pembangunan. Keberadaan jembatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam memperlancar mobilitas warga serta menghubungkan kawasan permukiman dengan berbagai fasilitas dan pusat aktivitas masyarakat.
Bagi warga Desa Kendawi dan wilayah sekitarnya, jembatan tersebut diharapkan dapat mempermudah akses menuju fasilitas pendidikan, pelayanan kesehatan, pusat perdagangan maupun lokasi kegiatan perekonomian masyarakat. Kemudahan akses transportasi juga diharapkan dapat memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan sehingga memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi masyarakat.
Selain manfaat ekonomi, keberadaan jembatan juga memiliki nilai sosial yang penting. Akses yang lebih mudah akan mendukung interaksi dan hubungan antarmasyarakat serta mempercepat mobilitas ketika masyarakat membutuhkan pelayanan pemerintahan, kesehatan maupun kebutuhan sosial lainnya.
Pangdam IM menegaskan bahwa TNI Angkatan Darat, khususnya Kodam Iskandar Muda, akan terus mendukung program pemerintah dalam mempercepat pembangunan dan pemerataan infrastruktur di wilayah Aceh. Menurutnya, pembangunan sarana dan prasarana dasar di daerah terpencil merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah.
Pembangunan Jembatan Perintis Kendawi juga mencerminkan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat di daerah yang memiliki kondisi geografis cukup menantang. Kehadiran infrastruktur tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang dan menjadi pemicu tumbuhnya berbagai aktivitas produktif masyarakat di wilayah Kecamatan Dabun Gelang.
Setelah mengikuti kegiatan peresmian, Pangdam IM beserta rombongan melanjutkan agenda menuju Makodim 0113/Gayo Lues untuk melaksanakan istirahat, salat, dan makan siang (Isoma). Selanjutnya, sekitar pukul 13.30 WIB, Pangdam IM beserta rombongan bertolak menuju Kabupaten Aceh Tenggara guna melanjutkan rangkaian kunjungan kerja.
Kunjungan kerja Pangdam Iskandar Muda ke Kabupaten Gayo Lues sekaligus peresmian Jembatan Perintis Desa Kendawi menegaskan komitmen TNI AD untuk senantiasa hadir di tengah masyarakat dan mendukung berbagai program pembangunan nasional. Kehadiran infrastruktur tersebut diharapkan menjadi penghubung yang membuka akses lebih luas bagi masyarakat serta mendorong peningkatan kesejahteraan dan pemerataan pembangunan di wilayah pedalaman Aceh.






