Liputan07 | Aceh Selatan – Pembangunan Jembatan Armco di Kabupaten Aceh Selatan resmi dimulai, ditandai dengan pelaksanaan peletakan batu pertama (ground breaking) yang berlangsung di Desa Pasi Rasian, Kecamatan Pasi Raja, Kamis (02/04/2026). Kegiatan ini menjadi tonggak awal upaya percepatan pembangunan infrastruktur guna meningkatkan konektivitas dan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Aceh Selatan, H. Mirwan MS, bersama Komandan Kodim 0107/Aceh Selatan Letkol Inf Andrino D.N. Lubis, S.Sos., Wakil Bupati Aceh Selatan, unsur Forkopimda, para Asisten Sekretariat Daerah Kabupaten, kepala dinas terkait, unsur Muspika, perangkat desa, serta masyarakat setempat yang menyambut penuh antusias dimulainya pembangunan tersebut.
Menariknya, kegiatan peletakan batu pertama ini tidak hanya dilaksanakan di Aceh Selatan, tetapi juga berlangsung secara serentak di sejumlah kabupaten dalam wilayah jajaran Korem 012/Teuku Umar di bawah naungan Kodam Iskandar Muda. Hal ini menunjukkan komitmen bersama dalam mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di berbagai daerah, khususnya di wilayah Aceh.
Dalam keterangannya, Dandim 0107/Aceh Selatan Letkol Inf Andrino D.N. Lubis menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Armco ini merupakan bagian dari upaya strategis dalam meningkatkan aksesibilitas serta konektivitas antarwilayah, terutama di daerah-daerah yang selama ini masih menghadapi keterbatasan sarana transportasi.
“Pembangunan jembatan ini bukan hanya sekadar proyek fisik, melainkan solusi nyata untuk mengatasi kendala akses yang selama ini dirasakan masyarakat. Dengan adanya jembatan ini, diharapkan mobilitas warga akan semakin lancar, distribusi hasil pertanian meningkat, serta akses terhadap layanan publik menjadi lebih mudah,” ujarnya.
Lebih lanjut dijelaskan, pada tahap awal yang dimulai pada April 2026, jajaran Kodim 0107/Aceh Selatan akan melaksanakan pembangunan di tiga titik strategis. Titik pertama berada di Desa Pasi Rasian, Kecamatan Pasi Raja, yang sekaligus menjadi lokasi seremoni peletakan batu pertama. Sementara dua titik lainnya berada di Desa Raket, Kemukiman Buluh Seuma, Kecamatan Trumon.
Ketiga titik tersebut diprioritaskan karena memiliki peran vital dalam menunjang mobilitas masyarakat dan mendukung aktivitas ekonomi lokal, khususnya dalam distribusi hasil pertanian serta kebutuhan pokok warga.
“Pada bulan Mei 2026, pembangunan akan dilanjutkan pada tiga titik tambahan yang juga berada di Desa Raket, Kecamatan Trumon. Ini merupakan bagian dari tahapan pembangunan yang telah direncanakan secara matang dengan mempertimbangkan kebutuhan prioritas di lapangan,” tambah Dandim.






