Salah seorang warga Desa Lukup Sabun Barat, Rahmat (45), menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas pembangunan jembatan tersebut. Menurutnya, keberadaan jembatan Bailey sangat dinantikan oleh masyarakat karena menjadi penghubung utama antar desa.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas pembangunan jembatan ini. Selama ini kalau air sungai naik, kami kesulitan membawa hasil kebun ke pasar. Dengan adanya jembatan ini nanti, akses akan lebih mudah dan aman,” ungkapnya.
Diketahui, sektor pertanian menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat di Kecamatan Kute Panang. Komoditas seperti kopi, sayur-mayur, serta berbagai hasil perkebunan lainnya merupakan sumber penghasilan utama warga. Dengan terbangunnya jembatan ini, distribusi hasil pertanian diharapkan menjadi lebih lancar, efisien, dan tidak lagi terhambat oleh kondisi cuaca.
Melalui sinergi yang solid antara TNI dan masyarakat, progres pembangunan Jembatan Bailey di Desa Lukup Sabun Barat diharapkan terus meningkat hingga selesai sesuai jadwal. Kehadiran jembatan ini nantinya tidak hanya memperkuat konektivitas antar desa, tetapi juga menjadi pendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kabupaten Aceh Tengah secara berkelanjutan.






