Pemkab Aceh Besar Dorong Pemerintahan Gampong Lebih Progresif

Di akhir sambutannya, Syech Muharram menekankan pentingnya menyelesaikan masalah batas wilayah gampong secara efisien agar tidak menjadi beban generasi penerus. “Biarkan generasi penerus kita memikirkan masa depan yang lebih gemilang dan jangan jadikan permasalahan masa lampau menjadi beban pikirannya,” ungkap Syech Muharram seraya menegaskan kepemimpinan ini bukanlah bainah atau warisan, tetapi amanah dari masyarakat yang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya.

Sementara itu, Camat Peukan Bada, Salamuddin ZM SE menyampaikan komitmennya untuk terus mewujudkan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Aceh Besar. “Kita harus tetap komit untuk mewujudkan Aceh Besar yang bermartabat, adil, makmur, sejahtera, dan bersyariah, dengan peningkatan SDM, pelaksanaan syariat Islam, infrastruktur, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat,” jelas Salamuddin.

Ia juga meminta agar aparatur gampong dari keuchik, sekdes, tuha peut, dan staf lainnya melaksanakan tugas sesuai tupoksi masing-masing. “Kami sangat berharap adanya kerja sama yang baik dari seluruh pemerintah gampong,” ucapnya.

Lebih lanjut, Camat Salamuddin menyampaikan rencana peninjauan terhadap aktivitas galian C ilegal dan pendataan ulang lahan pertanian produktif, baik yang memiliki irigasi maupun yang hanya mengandalkan tadah hujan.

Ia juga mendorong agar pembentukan Satgas Pageu Gampong segera dilakukan dengan mengacu pada peraturan bupati (Perbup) sebagai ujung tombak pengamanan sosial masyarakat.

“Satgas ini harus segera dibentuk dan disahkan melalui SK dengan merujuk pada Perbup, sebagai pendukung program-program Bupati Aceh Besar,” tegasnya.

Rapat kerja tersebut turut dihadiri Asisten I Sekda Aceh Besar Farhan AP, Kepala DPMG Aceh Besar Carbaini SAg, unsur Forkopimcam Peukan Bada, para mukim, keuchik, serta unsur perangkat gampong se-Kecamatan Peukan Bada.(*)

Pos terkait