Progres 4 Jembatan Aramco di Aceh Selatan Capai 85%, Satgas TNI AD Kebut Tahap Finishing

Liputan07 |Aceh Selatan – Komitmen TNI Angkatan Darat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur terus diwujudkan melalui pembangunan empat unit Jembatan Aramco di Kabupaten Aceh Selatan.

Hingga Minggu (19/7/2026), progres pembangunan yang dilaksanakan Satuan Tugas (Satgas) Jembatan Aramco TNI AD di bawah koordinasi Kodim 0107/Aceh Selatan telah mencapai 75 hingga 85 persen dan kini memasuki tahap akhir penyelesaian atau _finishing_. 

Capaian tersebut menunjukkan pembangunan di seluruh titik berjalan sesuai target. Sejumlah pekerjaan konstruksi utama telah selesai, sehingga personel Satgas saat ini memfokuskan pada penyempurnaan bangunan, pemasangan komponen pendukung, penguatan sambungan konstruksi, perapihan akses menuju jembatan, serta pemeriksaan menyeluruh.

Tahap finishing menjadi bagian penting karena menyangkut kerapian, pengendalian mutu, dan keselamatan konstruksi. Setiap bagian jembatan diperiksa secara teliti untuk memastikan struktur, sambungan, lantai, akses, dan komponen pendukung lainnya memenuhi standar kelayakan sebelum diserahgunakan.

Koordinator Lapangan Satgas Jembatan Aramco, Kapten Inf Faisal Kurniawan, mengatakan personel terus mempercepat penyelesaian di setiap titik dengan tetap menjadikan kualitas konstruksi sebagai prioritas.

“Alhamdulillah, progres pembangunan di seluruh titik terus mengalami peningkatan dan saat ini telah mencapai 75 hingga 85 persen. Personel di lapangan sedang menyelesaikan berbagai tahapan finishing agar jembatan dapat segera difungsikan. Kami tetap mengutamakan kualitas konstruksi sehingga hasil pembangunan benar-benar aman, kuat, dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang,” ujar Kapten Faisal.

Ia menambahkan, pada tahap akhir pekerjaan difokuskan pada pemasangan perlengkapan pendukung, penguatan struktur, pemeriksaan sambungan, penyempurnaan lantai jembatan, perapihan bagian tertentu, serta inspeksi teknis menyeluruh.

“Setiap tahapan kami laksanakan dengan teliti. Meskipun progres sudah cukup tinggi, seluruh pekerjaan tetap harus sesuai standar teknis dan aspek keselamatan. Harapannya, setelah selesai nanti jembatan dapat digunakan secara optimal oleh masyarakat,” tambahnya.

Pembangunan empat Jembatan Aramco memiliki arti penting bagi masyarakat Aceh Selatan, khususnya di wilayah pedalaman yang selama ini terkendala akses transportasi.

Kehadiran jembatan diharapkan menjadi solusi kendala mobilitas dan membuka akses antarwilayah yang lebih baik. Selain sebagai sarana penyeberangan, jembatan ini juga diharapkan berdampak pada sektor pertanian, perkebunan, pendidikan, kesehatan, hingga pusat pemerintahan.

Pos terkait