Liputan07 | Aceh Selatan – Respons cepat dan sinergi lintas instansi kembali ditunjukkan dalam penanganan bencana kebakaran yang terjadi di Desa Kota Fajar, Kecamatan Kluet Utara, Kabupaten Aceh Selatan, pada Sabtu dini hari (28/3/2026). Peristiwa kebakaran hebat tersebut menghanguskan sebanyak 13 unit rumah toko (ruko) dan menyebabkan kerugian material yang cukup besar bagi para pemiliknya.
Kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 02.15 WIB oleh seorang warga bernama Ibal yang saat itu sedang berada di sebuah warung kopi bersama rekannya. Ia melihat kepulan asap tebal yang berasal dari salah satu ruko milik warga bernama Ibrahim, yang berjarak kurang lebih 50 meter dari lokasi tempatnya berada.
Menyadari adanya tanda-tanda kebakaran, saksi segera mendatangi lokasi untuk memastikan kejadian. Setelah melihat api mulai membesar dan berpotensi merambat ke bangunan lain, ia dengan sigap meminta bantuan warga sekitar serta menghubungi petugas pemadam kebakaran Kluet Utara agar segera melakukan penanganan.
Menindaklanjuti laporan tersebut, personel TNI dari Koramil 06/Kluet Utara Kodim 0107/Aceh Selatan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta masyarakat setempat langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Upaya pemadaman dan penyelamatan dilakukan secara terpadu dengan mengedepankan gotong royong antar unsur.
Danramil 06/Kluet Utara, Kapten Inf Junaidi, menyampaikan bahwa pihaknya bersama tim gabungan langsung mengambil langkah cepat guna meminimalisir dampak kebakaran.
“Personel TNI bersama, Damkar, BPBD, dan masyarakat segera bahu-membahu memadamkan api serta mengevakuasi barang-barang milik warga yang masih bisa diselamatkan,” ujarnya.
Dalam upaya pemadaman, sejumlah armada dikerahkan ke lokasi kejadian. Satu unit mobil pemadam dari BPBD Aceh Selatan dan satu unit dari Kluet Tengah tiba untuk membantu, kemudian disusul tambahan armada dari wilayah Bakongan guna memperkuat proses pemadaman. Petugas gabungan berjibaku selama beberapa jam untuk menjinakkan api yang dengan cepat merambat dari satu bangunan ke bangunan lainnya.
Meski seluruh ruko yang terdampak tidak dapat diselamatkan dan dilaporkan hangus terbakar, upaya maksimal yang dilakukan oleh tim gabungan berhasil mencegah api meluas ke permukiman warga di sekitarnya. Selain itu, aparat juga memastikan tidak adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Di tengah situasi darurat, kehadiran aparat TNI, Damkar dan petugas BPBD memberikan rasa aman dan membantu menenangkan masyarakat yang terdampak. Selain memadamkan api, petugas juga membantu mengevakuasi barang-barang milik warga serta mengamankan area sekitar lokasi kebakaran.






