TNI, Damkar, BPBD dan Warga Padamkan Kebakaran 13 Ruko di Aceh Selatan

Komandan Kodim 0107/Aceh Selatan, Letkol Inf Andriano D.N. Lubis, S.Sos, menegaskan bahwa respons cepat yang dilakukan merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat sekaligus wujud kesiapsiagaan aparat kewilayahan dalam menghadapi situasi darurat.

“Sinergitas antara TNI, Damkar, BPBD, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam penanganan bencana seperti ini. Kita bersyukur tidak ada korban jiwa, namun kami akan terus membantu warga terdampak, termasuk dalam proses pendataan dan pemulihan pascakebakaran,” ungkapnya.

Bacaan Lainnya

Pasca kebakaran, upaya penanganan tidak berhenti pada proses pemadaman. Sejak pagi hari, personel TNI bersama BPBD dan unsur terkait lainnya terus melaksanakan proses pendinginan di lokasi kejadian. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada sisa bara api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Tim gabungan melakukan penyisiran secara menyeluruh di area terdampak, termasuk pada bagian bangunan yang telah roboh serta material yang masih mengeluarkan asap. Proses pendinginan dilakukan dengan penuh kehati-hatian menggunakan peralatan pemadam serta dukungan armada tangki air yang tetap disiagakan di lokasi.

Kapten Inf Junaidi menegaskan bahwa proses pendinginan merupakan tahapan krusial dalam penanganan pascakebakaran.

“Pendinginan ini sangat penting untuk memastikan tidak ada lagi bara api yang tersisa. Kami akan terus melakukan pemantauan hingga kondisi benar-benar aman dan kondusif,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemadam Kebakaran BPBD Aceh Selatan, Aris Monkuba, menyampaikan bahwa seluruh personel dan armada telah dikerahkan secara maksimal untuk memastikan situasi benar-benar terkendali.

“Kami fokus pada pendinginan dan pengamanan lokasi. Hal ini penting untuk mencegah potensi kebakaran lanjutan, mengingat masih terdapat material yang menyimpan panas,” ujarnya.

Selain aparat, masyarakat setempat juga turut ambil bagian dalam proses penanganan pascakebakaran. Warga bersama petugas bergotong royong membersihkan puing-puing sisa kebakaran serta membantu menjaga keamanan lingkungan sekitar.

Hingga saat ini, kondisi di lokasi kebakaran mulai berangsur kondusif. Namun demikian, petugas gabungan masih tetap bersiaga guna mengantisipasi kemungkinan munculnya titik api baru, terutama pada material bangunan yang mudah menyimpan panas.

Peristiwa kebakaran ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran, khususnya di kawasan padat bangunan seperti pertokoan. Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang.

Pos terkait