TNI dan Warga Gotong Royong Cor Pondasi Tiang Utama Jembatan Gantung di Desa Kuning Abadi Aceh Tenggara

 

Meski cuaca cukup terik, semangat para peserta gotong royong tidak surut. Dengan penuh antusias, warga bersama Babinsa terus bekerja hingga proses pengecoran pondasi selesai dilaksanakan. Kebersamaan yang terjalin selama kegiatan berlangsung mencerminkan kuatnya hubungan emosional antara TNI dan masyarakat dalam membangun daerah serta mengatasi berbagai kesulitan yang dihadapi warga.

 

Pembangunan Jembatan Gantung Perintis ini memiliki arti penting bagi masyarakat Desa Kuning Abadi dan sekitarnya. Selama ini, warga kerap menghadapi kendala saat melintasi jalur penghubung yang ada, terutama pada musim penghujan ketika debit air sungai meningkat dan akses menjadi lebih sulit serta berisiko bagi keselamatan pengguna jalan.

 

Dengan hadirnya jembatan baru tersebut, masyarakat nantinya akan memperoleh akses transportasi yang lebih aman, nyaman, dan efisien. Selain memperlancar aktivitas sehari-hari, keberadaan jembatan juga diyakini akan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui kemudahan distribusi hasil pertanian, perkebunan, dan berbagai komoditas lainnya yang menjadi sumber mata pencaharian warga.

 

Kehadiran Babinsa dalam setiap tahapan pembangunan juga menjadi implementasi nyata tugas pembinaan teritorial TNI Angkatan Darat yang senantiasa hadir di tengah masyarakat. Melalui berbagai kegiatan sosial dan pembangunan, Babinsa tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan wilayah, tetapi juga aktif membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

 

Sementara itu, salah seorang tokoh masyarakat Desa Kuning Abadi, Reno, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan perhatian terhadap pembangunan jembatan tersebut. Ia menilai pembangunan ini merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah dan TNI terhadap kebutuhan masyarakat di daerah pedalaman.

 

“Kami sangat bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Republik Indonesia, pemerintah, serta TNI, khususnya Kodim 0108/Aceh Tenggara dan Babinsa Posramil Darul Hasanah yang selama ini selalu hadir mendampingi masyarakat. Jembatan ini sangat kami butuhkan karena akan mempermudah aktivitas warga dan memberikan manfaat besar bagi perkembangan desa di masa mendatang,” ungkap Reno.

 

Ia juga menegaskan bahwa semangat kebersamaan dan gotong royong yang terbangun selama proses pembangunan menjadi bukti kuat bahwa sinergi antara TNI dan rakyat masih terjaga dengan baik. Menurutnya, kerja sama seperti ini harus terus dipertahankan sebagai modal utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan bermanfaat bagi masyarakat luas.

Pos terkait